REDAKSI99.ID – Jakarta, Peristiwa gempa Gayo Lues terjadi di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, pada Kamis (25/12/2025) malam pukul 21.06 WIB. Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 3,9 ini dipicu oleh aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Oreng dan dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah sekitar.
Berdasarkan pemantauan BMKG, hingga beberapa saat setelah kejadian tidak ditemukan dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan tersebut.
Baca Juga: Viral dan Memicu Emosi! Kasir Diludahi di Makassar Gegara Tegur Potong Antrean
Gempa Gayo Lues Berpusat di Darat dengan Kedalaman Dangkal
Hasil analisis menunjukkan episenter gempa Gayo Lues berada pada koordinat 4,14° Lintang Utara dan 97,48° Bujur Timur. Pusat gempa terletak di darat, sekitar 24 kilometer timur laut Kabupaten Gayo Lues, dengan kedalaman hanya 2 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter tersebut, gempa yang terjadi tergolong sebagai gempa bumi dangkal yang umum dipicu oleh aktivitas sesar aktif di daratan.
Gempa Dirasakan Hingga Aceh Tamiang
Berdasarkan laporan masyarakat, getaran gempa Gayo Lues dirasakan cukup jelas di wilayah Gayo Lues dan Aceh Tamiang. Intensitas guncangan berada pada skala II–III MMI.
Getaran terasa nyata di dalam rumah dan digambarkan seperti ada kendaraan berat yang sedang melintas. Meski demikian, hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun gangguan serius akibat gempa tersebut.
Gempa Belum Diikuti Gempa Susulan

Kepala Balai Besar MKG Wilayah I, Hendro Nugroho, menyampaikan bahwa hingga waktu tertentu belum terdeteksi adanya aktivitas lanjutan setelah gempa utama.
“Hingga pukul 21:34 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa belum ada kejadian gempa bumi susulan,”
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga diharapkan hanya mengikuti pembaruan resmi dari pihak berwenang.
Wilayah Aceh dikenal sebagai kawasan rawan gempa. Hal ini karena daerah tersebut dilalui jalur Sesar Besar Sumatra. Oleh sebab itu, kewaspadaan tetap perlu dijaga meski gempa kali ini tidak menimbulkan dampak besar.
