REDAKSI99.ID – Jakarta, Kebakaran Grogol Petamburan melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Karya Dalam III, RT 013 RW 002, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin (22/12/2025) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.33 WIB ini menghanguskan sejumlah bangunan rumah warga dan memaksa ratusan orang mengungsi demi keselamatan.
Kobaran api yang disertai asap hitam pekat tampak membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan. Padatnya bangunan serta banyaknya material kayu membuat api dengan cepat merambat ke bangunan lain sebelum berhasil dikendalikan petugas.
Baca Juga: Darurat Konservasi! Kematian Gajah Sumatera Picu Kemenhut Datangkan Ahli India
Kebakaran Grogol Petamburan: Wali Kota Tekankan Pencegahan
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menegaskan pentingnya mitigasi dan pencegahan pascakejadian kebakaran Grogol Petamburan. Ia menyebut kelalaian penggunaan listrik masih menjadi faktor dominan pemicu kebakaran di permukiman padat.
“Persoalan dalam kebakaran ini memang banyak sekali faktor penyebabnya. Yang pertama tentu tertib dan patuh terhadap penggunaan listrik,” kata Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.
Menurutnya, masyarakat harus memastikan instalasi listrik terpasang sesuai standar agar risiko kebakaran bisa ditekan.
“Salah satunya, yaitu pemasangan listrik. Pemasangan listrik itu harus benar-benar dipastikan sesuai dengan standar,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar warga tidak meninggalkan aktivitas berisiko tanpa pengawasan.
“Misalnya, saat memasak, harus ada yang menunggu. Jangan sampai dapur ditinggal, karena bisa berisiko terjadi kebakaran atau ledakan tabung gas,” katanya.
Picu Pengungsian Warga
Akibat kebakaran Grogol Petamburan, sebanyak 35 kepala keluarga atau 109 jiwa terpaksa mengungsi setelah tujuh rumah tinggal dan satu bangunan indekos ludes terbakar. Para korban dievakuasi ke dua titik pengungsian yang telah disiapkan petugas gabungan.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa bantuan darurat berupa tenda telah didirikan di sekitar lokasi, sementara sebagian warga mengungsi di Masjid Al Muttaqiin.
“Ada bantuan darurat tenda dari BPBD dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta juga telah didirikan di sekitar lokasi. Titik pengungsian lain di Masjid Al Muttaqiin,” ujar Yohan.
Kebakaran Grogol Petamburan: Proses Pemadaman Berjam-jam
Proses pemadaman kebakaran Grogol Petamburan berlangsung hampir empat jam. Petugas mengerahkan hingga 20 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan sekitar 100 personel untuk menjinakkan api.
“Pemadaman selesai pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 20.30, pendinginan selesai pukul 23.12 WIB,” ujar Yohan.
Dalam prosesnya, petugas sempat mengalami kendala keterbatasan sumber air sehingga armada tambahan diterjunkan. Hingga tahap pendinginan, petugas masih melakukan penyisiran guna memastikan tidak ada bara api tersisa.
Dugaan Penyebab Kebakaran Grogol Petamburan
Berdasarkan data sementara, kebakaran Grogol Petamburan diduga dipicu oleh gangguan pada instalasi listrik. Api disebut pertama kali muncul dari sebuah warung kelontong sebelum merambat ke bangunan di sekitarnya.
“Penyebab kebakaran belum ada pastinya. Tapi sementara dugaan korsleting listrik,” ucap Yohan.
Seorang warga bernama Ahmad (20) mengungkapkan api cepat membesar sebelum menyebar ke rumah lain.
“Rumah saya agak jauh, tadi saya dapat info dari teman. Langsung habis itu saya ke sini. Kelihatannya tadi api datang dari warung kelontong, baru nyebar ke bangunan lain,” kata Ahmad.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kerugian materiil akibat kebakaran Grogol Petamburan ditaksir mencapai sekitar Rp 1 miliar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Satu warga sempat mengalami sesak napas akibat asap, namun telah mendapat penanganan medis.
“Enggak ada kalau korban jiwa,” imbuh Ahmad.
Petugas dan warga sekitar bahu-membahu membantu proses evakuasi serta pemadaman dengan peralatan seadanya, menunjukkan kepedulian bersama di tengah musibah yang melanda lingkungan tersebut.
